PENDAHULUAN


Pengadaan memiliki peran penting dalam memastikan kesuksesan organisasi pemerintah melaksanakan misi strategis dan program kerja. Untuk memberikan nilai tambah bagi organisasi, organisasi penyelenggara pengadaan harus dapat memastikan bahwa skema kerja proses pengadaan yang dilakukan dapat memenuhi kebutuhan barang/jasa dengan harga yang wajar, dapat dipertanggungjawabkan, dalam jumlah dan mutu yang sesuai, didapatkan secara tepat waktu, serta dengan tingkat layanan yang sesuai standar.

Membentuk Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Pengadaan, merupakan salah bentuk evolusi kelembagaan yang diatur di dalam Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dengan nama generik Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (UKPBJ). Perubahan ini memberikan kerangka kerja yang memungkinkan organisasi pengadaan ini berkembang dari unit yang reaktif dengan pendekatan yang berorientasi kepatuhan menjadi organisasi yang proaktif berorientasi pada pelanggan, guna memastikan kegiatan pengadaan yang bersifat stategis di lingkungan pemerintah dapat dilaksanakan, sehingga mendukung pencapaian visi dan misi strategis organisasi.

Secara umum didefinisikan bahwa UKPBJ CoE adalah organisasi, SDM dan tata kelola pengadaan yang unggul dalam mengimplementasikan praktik terbaik pengadaan barang/jasa. Lebih lanjut, UKPBJ CoE dimaknai melalui formulasi karakteristik yang secara ringkas menjelaskan nilai-nilai luhur organisasi pengadaan yang sudah mampu mewujudkan dirinya sebagai pusat keunggulan.

UKPBJ yang sudah terbentuk di setiap Kementerian, Lembaga maupun Daerah diharapkan dapat menjadi lembaga yang menjadi Pusat Unggulan Pengadaan dengan cara memperluas peran UKPBJ itu sendiri, tidak hanya terbatas pada kegiatan proses pemilihan penyedia, namun mampu menjadi pembina stakeholder dan sebagai pusat informasi pengadaan barang/jasa pemerintah.

Berdasarkan kajian ilmiah yang telah dilakukan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Millennium Challenge Account Indonesia (MCAI) dalam program modernisasi pengadaan, untuk menjadi unit layanan pengadaan yang menuju Center of Excellence harus memenuhi 6 karakteristik yang dikenal dengan nama : SKOPPER, yaitu Strategis, Kolaboratif, Orientasi Kinerja, Proaktif, dan Perbaikan berkelanjutan. Strategis yaitu mewujudkan fungsi pengadaan yang memainkan peran penting dalam pencapaian tujuan organisasi melalui perencanaan dan eksekusi anggaran serta pengelolaan sumber daya yang efektif. Kolaboratif yaitu membangun kolaborasi dan sinergi di antara pemangku kepentingan untuk kinerja fungsi pengadaan yang optimal. Orientasi Kinerja dengan membangun budaya berbasis kinerja dalam fungsi pengadaan untuk meningkatkan nilai tambah di 4 area (waktu proses, biaya, kualitas dan tingkat layanan pengadaan). Proaktif dilakukan dengan menciptakan pergeseran paradigmadalam rantai pengadaan barang dan jasa yang berorientasi pada pelanggan. Dan terakhir adalah perbaikan berkelanjutan, secara berkelanjutan meningkatkan kapabilitas organisasi pengadaan sebagai organisasi pembelajar dengan mengadopsi praktik terbaik pengadaan.

Banyak UKPBJ yang dibentuk belum mampu mandiri menyiapkan rencana kerja dan peta jalan dalam membentuk UKPBJ sebagai pusat unggulan, diantaranya belum mampu dalam menyusun Kelembagaan, Pengelolaan SDM, Training Manajerial, Penyusunan SOP, Penyusunan Target Kinerja, Penyusunan Kode Etik dan Majelis Etik, dan Penyusunan Mitigasi Risiko. Sehingga diperlukan pendapingan dan pembinaan dalam memulai membangun UKPBJ ini.

Bimtek ini diharapkan menjadi salah satu referensi para pihak yang terlibat dalam pengelolaan UKPBJ di Indonesia, sehingga dapat memperoleh rujukan dan rumusan dalam mengembangkan inovasi dalam pengelolaan UKPBJ. Sehingga target yang dibangun bagi peserta yang mengikuti Bimtek ini adalah :

  • Memahami karakteristik Kelembagaan UKPBJ yang ideal.
  • Dalam memetakan Pengelolaan SDM UKPBJ.
  • Mengetahui kebutuhan traning Manajerial untuk SDM UKPBJ.
  • Mampu dalam menyusunan SOP di UKPBJ.
  • Dapat menyusun Target Kinerja UKPBJ.
  • Dapat menyusun Kode Etik dan Majelis Etik UKPBJ
  • Dapat menyusun Mitigasi Risiko di UKPBJ.

NARASUMBER


  • Fahrurrazi | Procurement Specialist

FASILITAS


  • Buku Perpres No. 16/2018 dengan Matriks Perbedaan Perpres No. 54/2010
  •  Soft copy modul dukumen pengadaan
  • Modul dan Materi Slide (lengkap dengan Flasdisk) , Sertifikat
  • Tas dan Alat Tulis.
  • Makan Siang, coffee & snack selama 2 hari kegiatan.
  • Video Sosialisasi dan Konsultasi Gratis dengan Narasumber.

PENDAFTARAN


  • Download Undangan dan Formulir Pendaftaran Peserta
  • Isi formulir dengan lengkap
  • Kirimkan formulir pendaftaran yang telah diisi melalui email ke admin@p3i.or.id
  • Konfirmasi pendaftaran melalui telp. 0811-192-577 atau 0812-8694-8877


Leave a Reply

Your email address will not be published.